KORELASI WAKTU PELAKSANAAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA III DI PUSKESMAS KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS

Yuli Trisnawati

DOI: http://dx.doi.org/10.26751/ijb.v1i1.260

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah yaitu dengan cara meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. Risiko tidak dilakukannya Inisiasi Menyusui Dini pada bayi adalah terjadinya kematian di jam pertama kelahirannya karena bayi tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Pada ibu, tidak dilakukannya Inisiasi Menyusui Dini berdampak terhadap prolong kala III persalinan sehingga dimungkinkan terjadinya resiko perdarahan, kelainan mengejan dan lain – lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rerata lama inisiasi menyusui dini, rerata lama persalinan kala III, dan hubungan antara inisiasi menyusui dini dengan lama persalinan kala III. Responden dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di Puskesmas Kalibagor dengan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan chi square. Hasil penelitian ini adalah Rata-rata lama pelaksanaan IMD adalah 16,53, rata-rata lama persalinan kala III adalah 11,43, terdapat hubungan antara lama IMD dengan lama persalinan kala III (p=0.047)

 


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 156 times
PDF - 439 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.