PERBEDAAN PENGGUNAAN PEMBALUT DAN PANTYLINER JENIS BIASA, HERBAL, DAN KAIN DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN

Eka Mei Susanti, Prawiti Sugeng Wijaya

DOI: http://dx.doi.org/10.26751/ijb.v2i1.427

Abstract

75% wanita di dunia pernah mengalami fluor albus (keputihan) paling tidak sekali dalam hidup dan 45% diantaranya mengalami fluor albus 2 kali atau lebih ( Persia, 2015). Penyebab tersering fluor albus (keputihan) patologis adalah infeksi ( Maya, 2011). Pembalut Herbal menggunakan pewangi yang bisa membunuh bakteri baik dan  dan memicu berkembangnya bakteri jahat sehingga bisa memicu infeksi bakteri ( Shabrina, 2016). Pemakaian Pantyliner merupakan salah satu faktor predisposisi timbulnya keputihan (Persia, 2015). Tujuan Penelitian untuk mengetahui Perbedaan Penggunaan Pembalut Dan Pantyliner Jenis Biasa, Herbal Dan Kain Dengan Kejadian Keputihan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan kesimpulan menggunakan analitik komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer berupa lembar observasi yang dibagikan ke responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan chi square dan koefisien kontingensi untuk mengetahui kekuatan perbedaannya. Hasil Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara Penggunaan Pembalut Dan Pantyliner Jenis Biasa, Herbal Dan Kain Dengan Kejadian Keputihan pada Mahasiswa prodi D III Kebidanan Stikes Paguwarmas.

 

Kata Kunci     : Perbedaan, Pembalut, Keputihan

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Joseph, HK dan Nugroho, M (2010). Catatan Kuliah Ginekologi dan Obstetri (Obsgyn). Yogyakarta : Nuha Medika.

Kemenkes RI (2016). Pembalut yang beredar sesuai syarat kesehatan. Jakarta

Kusmiran, Eny. (2013). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba medika

Manuaba, 2009. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita (2ed). Jakarta : EGC.

Marhaeni (2016). Keputihan Pada Wanita. Jurnal Skala Husada Volume 13 Nomor 1 April 2016 : 30-38.

Mujahidah (2010). Sehat dari Alam. Wordpress.com

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Notritz, errol.schorge. (2007). Obstetri and gynaecology at a glance. Jakarta : Erlangga

Persia. (2015). Hubungan pemakaian pantyliner dengan kejadian fluor albus pada siswi SMA di Kota Padang. Jurnal kesehatan andalas

Prawirohardjo, Sarwono. (2011). Ilmu kandungan. Jakarta : PT Bina Pustaka

Rismaniar (2015). Bahaya pembalut Biasa. Wordpress.com

Sastroasmoro, Sudigdo (2000). Dasar-dasar metode penelitia klinis. Jakarta : Sagung Seto

Shabrina, 2017. Pembalut Herbal bisa sebakan wanita terkena infeksi bakteri vagina. www.msn.com


Article Metrics

Abstract view : 109 times
PDF - 253 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.