HUBUNGAN ASUPAN DAN KADAR VITAMIN C DENGAN KADAR MATRIKS METALOPROTEINASE-1 PADA KETUBAN PECAH DINI

Arneti Net

DOI: http://dx.doi.org/10.26751/jikk.v9i2.461

Abstract

Latar belakang, ketuban pecah dini diduga disebabkan ketidakseimbangan sintesis dan degradasi kolagen. Matriks metaloproteinase-1 (MMP-1) adalah enzim utama pendegradasi kolagen interstisial membran amnion. Kadar MMP-1 diperkirakan berhubungan dengan asupan dan kadar vitamin C. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan asupan dan kadar vitamin C dengan kadar MMP-1 serum pada ibu hamil dengan KPD. Disain penelitian, crossectional, observasi pada 19 orang ibu hamil KPD dan 19 orang ibu hamil normal di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi bulan Mei 2015 – Januari 2016. Pemilihan sampel dengan consecutive sampling. Asupan vitamin C dihitung dengan metode frekuensi makanan. Kadar vitamin C dan MMP-1 serum diperiksa di laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand dengan metode ELISA. Uji normalitas data Saphiro wilk, uji T tidak berpasangan untuk beda rerata dan uji korelasi Pearson untuk menilai hubungan asupan dan kadar vitamin C dengan MMP-1.Hasil, rerata asupan vitamin C pada kehamilan KPD 61,82±34,41 mg/hari dan kehamilan normal 74,69   ± 24,337 mg/hari. Rerata kadar vitamin C pada kehamilan KPD 1,53 ±0,31 µg/ml dan kehamilan normal 1,81   ± 0,25 µg/ml. Rerata kadar MMP-1 pada kehamilan KPD 15,32±4,58 ng/ml dan kehamilan normal 14,54   ± 8,35 ng/ml. Tidak terdapat hubungan yang signifikan  asupan vitamin C dengan kadar MMP-1 pada kehamilan KPD (p=0,912) dan kehamilan normal (p=0,483). Tidak terdapat hubungan yang signifikan kadar vitamin C dengan MMP-1 pada kehamilan KPD(p=0,666) dan kehamilan normal (p=0,201).Kesimpulan, asupan dan kadar vitamin C pada kehamilan KPD lebih rendah dibanding kehamilan normal. Kadar MMP-1 lebih tinggi pada kehamilan KPD dibanding kehamilan normal. Asupan dan kadar vitamin C tidak berkorelasi signifikan dengan kadar MMP-1 pada kehamilan KPD dan kehamilan normal.


Full Text:

PDF

References


Bertini I., Ferragamo M., Luchinat C., Melikian M., Toccafondi M., Lauer JL., Fields GB., et al.(2013) The Structural Basis for Matrix Metalloproteinase-1 Catalyzed Collagenolysis. J Am Chem Soc. 134(4): 2100-2110. (Diunduh tanggal 3 Februari 2015) tersedia dari http://doi: 10.1021/ja208338j. Epub 2012 Jan 19

Bowman Barbara A., Russel Robert M., 2001 Present Knowledge in Nutrition. Washington DC. ILSI Press :Hlm 35-37

Cassauneva E., Ripoll C., Tolentino M., Morales RM., Pfeffer .F, Vilchis PO., Felipe V., et al. 2005, Vitamin C Supplementation to Prevent Premature Rupture of the Chorioamniotic Membranes: a Randomized Trial. American Society for Clinical Nutrition. 81: 859-63. (Diunduh tanggal 5 Februari 2015) tersedia dari URL:HYPERLINKhttp://ajcn.nutrition.org/content/81/4/859.full

Ferguson SE., Smith GN., Salenieks ME., Windrim R., Walker MC., 2002, Preterm Premature Rupture of Membranes: Nutritional and Socioeconomic Factors. Obstetrics and Gynaecology. 100 (6): 1250 – 1256. (Diunduh pada tanggal 23 Juni 2015) tersedia dari URL: HYPERLINK

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12468170

Gabbe SG., Niebyl JR., Simpson JL.. 2002, Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. Pennsylvania. Churchill Livingstone, .Hlm 264-262.

Ghomian N., Leili H., Zahra T., 2013, The Role of Vitamin C in Prevention of Preterm Premature Rupture of Membranes. Iran Red Crescent Med Journal. 15(2): 113-116. (diunduh 8 Desember 2014) tersedia dari http:// doi: 10.5812/ircmj.5138

Gustavry AA., 2014, The C-Reactive Protein and Matrix Metalloproteinase-1 (MMP-1) Serum Level in Preterm Premature Rupture Membranes. Tesis. Digilib UNS. (Diunduh tanggal 27 Januari 2015) tersedia dari http://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/40560/

Hayami T., Yvonne LK., Sunil K., 2008. MMP-1 and MMP-13 Diferentially Regulate Markers of Osteoblastic Differentiation in Osteogenic Cells. Matrix Biol. 27(8): 682-692. (Diunduh tanggal 10 Februari 2015) tersedia dari doi: 10.1016/j.matbio.2011.04.00

Herawati, Yessy., 2014, Pemberian oral Ekstrak Pegagan Lebih Banyak Meningkatkan Kolagen dan Menurunkan Ekspresi MMP-1 Daripada Vitamin C pada Tikus Wistar yang Dipapar Sinar UV. Tesis. Universitas Udayana. (Diunduh tanggal 31 Juli 2015) tersedia dari

http://www.pps.unud.ac.id/.../unud-1182-876475919-tesis

Iqbal K., Khan A., Khattak MM., Ali K., 2004, Biological Significance of Ascorbic Acid (Vitamin C) in Human Health-A Review. Pakistan Journal of Nutrition. 3(1): 5-13. (Diunduh tanggal 20 Maret 2015) tersedia dari http://www.pjbs.org/pjnonline/fin170.pdf

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Dinkes Jawa Timur. 2010. (diunduh 5 Januari 2015) tersedia dari http://www.dinkes jatim.go.id.

Komite etika penelitian fakultas kedokteran universitas Andalas. Kaji etik (Surat Keterangan lolos kaji etik). 25 Mei 2015.

Lannon SMR., Vanderhoeven JP., Eschenbach DA., Graveet MG., Waldorf Kristina MA., 2014, Synergy and Interactions Among Biologigal Pathways Leading to Preterm Premature Rupture Membranes. Reproductive Sciences Journal. 1-13. (Diunduh tanggal 20 Oktober 2015) tersedia dari

http://rsx.sagepub.com/content/21/10/1215.full.pdf+html

Marion MMH., 2006, Matrix Metalloproteinases and Collagen Remodelling. A Literature Review. Department of Biomedical Engineering Eindhoven University of Technology. (Diunduh pada tanggal 26 Januari 2015) tersedia dari http://www.mate.tue.nl/mate/pdfs/7435.pdf

Mercer MB., Abdelrahim A., Moore RM., Novak J., Kumar D., Mansour JM., et al. 2011, The Impact of Vitamin C Supplementation in Pregnancy and In Vitro Upon Fetal Membrane Strength and Remodelling. Reprod Science. 17(7): 685-695. (diunduh 8 Desember 2014) tersedia dari http:// doi: 10.1177/1933719110368870.

Murray RK., 2012, Biokimia Harper. EGC. Jakarta: Hlm 92-89.

Ogintibeju OO., 2008, The Biochemical, Physiological and Terapeutik Roles of ascorbic Acid. African Journal Biotechnologi. 7(25); 4700-4705. (Diunduh tanggal 2 September 2015) tersedia dari http://www.ajol.info/index.php/ajb/article/viewFile/59658/47945.

Osaikhuwuomwan JA., Okpere EE., Okonkwo CA., Ande AB., Idogun ES., 2011, Plasma Vitamin C Levels and Risk of Preterm Pre Labour Rupture of Membranes. Archives of Gynecology and Obstetrics. 284 (3): 593-597. (Abstract). (Diunduh tanggal 20 September 2015) tersedia dari http://doi: 10.1007/s00404-010-1741-5. Epub 2010 Nov 3

Pearlman MD., Tintinalli JE., Dyne P, 2004, Obstetric and Gynecologies Emergencies. Diagnosis and Management. USA: The Mc Graw-Hill Companies; Hlm 316.

Petraglia F., Strauss JF., Veiss G., Gabbe SG., 2007, Preterm Birth: Mechanism, Mediators, Prediction, Preventions and Interventions. Google Books. CRC Press: Hlm 71-80.

Ramkumar M., 2006, Salivary Protease Assay for Identifying Increased Risk of Preterm Delivery Induced by Premature Rupture of Fetal membranes. WO 2006084109 A2. (diunduh tanggal 5 Februari 2015) tersedia dari http://www.google.com/patents/WO2006084109A2?cl=en

Reece EA., Hobbins JC., 2008, Clinical Obstetrics. The Fetus and Mother. USA. John Willey & Sons. Hlm 115-116.

Rizka Sarah., Ansori Hatta., Effendi Yusuf., Haryadi Kusumo., Zulkarnain., 2011, Vitamin C Level in Pregnant Women With Premature Rupture of the Membrane (PROM) and in Women With Normal Pregnancy. Indonesia Journal Obstet Gynecol. 35(4). (Diunduh tanggal 25 Februari 2015) tersedia dari:http://indonesia.digitaljournals.org/index.php/IJOG/article/view/1168

RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi. Laporan Tahunan Rawat Inap dan Rawat Jalan. 2013 dan 2014.

Soydinc HE., Sak ME., Evliyaoglu O., Evsen M, Sıddık., TA, 2012, Maternal plasma prolidase, matrix metalloproteinases 1 and 13, and oxidative stress levels in pregnancies complicated by preterm premature rupture of the membranes and chorioamnionitis. J Turk Ger Gynecol Assoc. 13(3): 172–177. (Diunduh tanggal 15 Januari 2015) tersedia dari http:// doi: 10.5152/jtgga.2012.23

Stuart EL., Evans GS., LinYS., Powers HJ., 2005, Reduced Collagen and Ascorbic Acid Concentrations and Increased Proteolytic Susceptibility with Prelabor Fetal Membrane Rupture in Women. J Biol Reprod. 72(1): 230-5. (diunduh tanggal 21 Januari 2015) tersedia dari URL: HYPERLINK http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15355881

Traber MG., Stevens JF., 2011, Vitamins C and E: Beneficial Effect from a Mechanistic Perspective. Free Radical Biology dan Medicine. 51: 1000-1013. (Diunduh tanggal 15 Juli 2015) tersedia dari

http://doi: 0.1016/j.freeradbiomed.2011.05. 017. Epub 2011 May 25.

Ugwa EA., 2015, Vitamin C Suplementation in Pregnancy. A Review of Current Literature. Review Article. 12 (1): 1-5. (Diunduh tanggal 5 Oktober 2015) tersedia dari http://doi 10.4103/0331-8540.156660

Vincenti MP., Brinckerhoff CE., 2002, Transcriptional Regulation of Collagenase (MMP 1, MMP 13) Genes in Arthritis: Integration of Complex Signaling Pathways for the recruitment of Gene- Specific Transcription Factors. Arthritis Res. 4(3): 157-164. (Diunduh pada tanggal 3 Maret 2015) tersedia dari URL: HYPERLINK http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC128926/


Article Metrics

Abstract view : 8 times
PDF - 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.