FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA ( STUDI DI DESA KRANDON KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS )

Maslikan Maslikan, Aldimas Jimantoro

Abstract

Bahwa selama ini yang terjadi dalam proses pelaksanaan pemerintahan desa di Indonesia hanya lebih terfokus pada kepala desa dan perangkat desa. Padahal dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, dinyatakan bahwa yang menjalankan fungsi pemerintahan desa bukan hanya Kepala Desa, tetapi juga Badan Permusyawaratan Desa (BPD)..Kembalinya fungsi kontrol atas kekuasaan eksekutif desa, yang selama ini didominasi oleh kepala desa, sekarang fungsi kontrol atas kekuasaan eksekutif desa dijalankan oleh Badan Permusyaratan Desa (BPD) sebagai badan legislatif desa yang merupakan lembaga kepercayaan masyarakat. lahirnya Badan Permusyaratan Desa (BPD), dinilai sebagai institusi politik demokrasi di masyarakat pedesaaan sebagai pengganti LMD yang memberikan suasana baru dalam kehidupan demokrasi di desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Bagaimana fungsi Badan Permusyaratan Desa (BPD) dalam pelaksanaan kerja pemerintah Desa Krandon Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Menggunakan metode penelitian kualitatif penulis menggali lebih dalam bagaimana fungsi BPD itu sebenarnya di Desa Krandon ini. Dari hasil penelitian didapati bahwa fungsi BPD di Desa Krandon ini kurang optimal dan dapat dikatakan bahwa fungsi pengawasan BPD sangat berpengaruh dalam proses pemerintahan dan pembangunan. Disarankan perlu adanya koordinasi yang lebih baik lagi antara pemerintah Desa dan BPD, serta harus adanya penambahan anggaran khusus untuk BPD untuk menunjang operasionalnya.


Full Text:

PDF

References


Ateng Syarifudin. (1983). Pasang Surut Otonomi Daerah. Bina Cipta.

Dadang Juliantara. (2010). Arus Bawah Demokrasi Otonomi dan Pemberdayaan Desa. Lapera Pustaka Utama.

Effendi Sofyan dan Masri Singaribuan. (1993). Metode penelitiian survai, LP3ES. LP3ES.

Faried Ali. (1997). Metode penelitian sosial dalam bidang Ilmu Administrasi Negara. Raja Grafindo Persada.

H.A.W.Widjaja. (2002). Otonomi Daerah Dan Daerah Otonomi. Raja Grafindo Persada.

Maslikan. (2020). Pelaksanaan kerja BPD.

Sanapiah Faisal. (1995). Format-format penelitian sosial. Raja Grafindo Persada.

Suharsimi AriKunto. (1993). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakte. Rineka Cipta.

Sumadi Suryabrata. (1984). Metodologi Penelitian. Rajawali.


Article Metrics

Abstract view : 7 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.